Pengguna

Hingga saat ini, Simpus (Desktop dan Web-based) telah diimplementasikan di 467 puskesmas, dengan 272 puskesmas di antaranya masih aktif menggunakan, dan selebihnya berada dalam kondisi tidak aktif dengan berbagai penyebab (petugas IT tidak aktif/berpindah tugas, kerusakan perangkat keras/alat pendukung, perubahan kebijakan, dll).

Rincian pengguna aktif Simpus:

Di Pulau Jawa:

  1. Kota Magelang, 5 puskesmas.
  2. Kabupaten Pekalongan, 17 puskesmas.
  3. Kabupaten Kebumen, 1 puskesmas.
  4. Kabupaten Klaten, 34 puskesmas.
  5. Kabupaten Sukoharjo, 12 puskesmas.
  6. Kota Surakarta, 17 puskesmas.
  7. Kabupaten Boyolali, 25 puskesmas.
  8. Kabupaten Wonogiri, 34 puskesmas.
  9. Kabupaten Sragen, 21 puskesmas.
  10. Kabupaten Pati, 29 puskesmas.
  11. Kabupaten Blora, 3 puskesmas.
  12. Kabupaten Ponorogo, 2 puskesmas.
  13. Kabupaten Probolinggo, 3 puskesmas.
  14. Kabupaten Sleman, 7 puskesmas.
  15. Kabupaten Kulon Progo, 21 puskesmas.
  16. Kabupaten Gunungkidul, 6 puskesmas.
  17. Kabupaten Karang Anyar, 15 puskesmas.
  18. Kabupaten Semarang, 5 puskesmas.
  19. Kabupaten Demak, 4 puskesmas.

Di luar Jawa:

  1. Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Bangka Barat, 6 puskesmas.
  2. Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Balangan, 11 puskesmas.
  3. Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Laut, 18 puskesmas.
  4. Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, 30 puskesmas.
  5. Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado, 2 puskesmas.
  6. Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Pangkep, 5 puskesmas.
  7. Provinsi Papua Barat, Kota Sorong, 3 puskesmas.
  8. Provinsi Papua Barat, Kabupaten Sorong Selatan, 1 puskesmas.
  9. Provinsi Papua Barat, Kabupaten Raja Ampat, 1 puskesmas.
  10. Provinsi Papua Barat, Kabupaten Fakfak, 10 puskesmas.
  11. Provinsi Papua Barat, Kabupaten Manokwari, 8 puskesmas.
  12. Provinsi Papua, Kabupaten Mimika, 1 puskesmas.
  13. Provinsi Papua, Kabupaten Biak, 5 puskesmas.