Pengembangan Aplikasi Bank Data Desa

Merebaknya virus covid-19 di hampir seluruh wilayah Indonesia membuat pemerintah memberikan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan di desa-desa di Indonesia. Penyaluran bantuan sosial tersebut kerap kali mendapat tanggapan yang kurang baik dari masyarakat karena dianggap kurang mengena kepada sasaran.
Beberapa kali data yang dihadirkan pemerintah salah dalam mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan. Terdapat kasus warga peneriman bantuan mempunyai rumah permanen berlantai 2 dan memiliki kendaraan roda empat. Ada lagi warga yang rumahnya hanya berlantai tanah bertembok bambu, dan beratap terpal namun luput dari data penerima bantuan.
Nah, dengan pertimbangan tersebut, kami mencoba hadir dengan terobosan bank data di lingkup desa. Sehingga masyarakat umum dapat melihat siapa saja penerima bantuan dan dapat mengoreksi jika ada data yang kurang tepat. Display tersebut akan ditempatkan di Balai Desa / Kelurahan sehingga benar-benar terbuka untuk umum.

Untuk pemesanan dan info lebih lanjut silahkan hubungi kami. Jangan lupa cuci tangan dan jaga kesehatan.
Salam