Install dan Pelatihan SIMPUS di Puskesmas Tupabbiring Pangkep

Hari pertama

Rabu pagi kami bersiap untuk berangkat ke pulau Balang Lompo. Ini merupakan pengalaman pertama penulis melakukan perjalanan ke suatu pulau di luar Jawa. Jadi penulis merasa sangat antusias menantikan keseruan perjalanan. Tepat pukul 09.00 kami dijemput oleh Pak Wira (penyalur tim simpus di Pangkep) dan Pak Hidayat (Petugas Puskesmas Tupabbiring di pulau Balang Lompo).

Sebenarnya pelabuhan terdekat adalah di bawah jembatan sekitar 400 meter dari tempat kami menginap. Namun karena cuaca buruk, kami ahirnya mencari pelabuhan yang lebih aman meskipun harus menempuh perjalanan selama 1,5 jam dari penginapan. Menurut orang pulau, mereka tidak akan takut melaut selama kaptennya tidak takut (kata ini biasa untuk motivasi ke orang luar pulau supaya tidak takut XD).

Bersiap berangkat ke pulau

Perjalanan kami menuju pulau Balang Lompo memakan waktu sekitar satu jam (Pulau Balang Lompo termasuk pulau terdekat dari Pangkep). Perlu diketahui, pulau Balang Lompo merupakan pulau terbesar di kepulauan Tupabbiring, juga merupakan pusat di kecamatan Liukang Tupabbiring. Luas pulau ini sekitar satu kilometer persegi. Dengan luas yang terbilang kecil, pulau ini terhitung cukup padat penduduknya. Sebagai pusat kecamatan, di pulau ini terdapat kantor kecamatan, puskesmas, kantor polsek, serta pusat pendidikan SD, SMP dan SMA.

Sesampainya kami di pulau, pandangan pertama penulis tertuju ke Masjid yang letaknya dekat dengan dermaga. Masjid tersebut tampak megah, tidak kalah dengan bangunan masjid lain di kota. Dalam hati penulis berujar, betapa bekerja kerasnya penduduk membangun masjid yang sedemikian besar, karena mereka harus membawa satu persatu bahan bangunan dari daratan (makassar dan sekitarnya) ke pulau. Setelah menurunkan semua barang dari perahu, kami langsung menuju puskesmas.

Kami disambut oleh dr. Mohamad Ishaq, Kepala Puskesmas Tupabbiring, dan beberapa petugas lainnya. Kami sempatkan untuk melihat instalasi jaringan di puskesmas terlebih dahulu guna memastikan kesiapan untuk instalasi Simpus web-based. Sebelum instalasi dan pelatihan dilakukan, kami terlebih dahulu dijamu di rumah pak Hidayat dengan makanan khas setempat, kepiting kualitas ekspor.

Disambut oleh kepala puskesmas dan beberapa staf petugas didepan gedung puskesmas

Selesai makan dan solat, kami kembali ke puskesmas untuk langsung memulai instalasi Simpus dan pelatihannya. Proses instalasi dan pelatihan memakan waktu selama empat jam. Selama proses berlangsung, respon dari para petugas puskesmas Tupabbiring sungguh di luar dugaan. Mereka dengan cakap langsung menyerap hal-hal yang penulis paparkan mengenai Simpus. Jadi, waktu selama empat jam tersebut terasa singkat.

Hari pertama, instalasi Simpus, pemaparan serta pelatihan cukup dikerjakan pada hari tersebut. Rencana kami di pulau selama dua hari, jadi kami menginap di rumah pak Hidayat. Sore harinya kami diajak menikmati suasana sore di dermaga. Terdapat beberapa anak kecil yang sedang memancing cumi-cumi serta beberapa pemancing dewasa di dermaga tersebut. Malamnya kami lembur mempersiapkan data dasar Simpustu untuk esok hari.

 

 

Hari kedua

Kamis, yang mana merupakan hari kedua kami dipulau Balang Lompo, pekerjaan kami dimulai dari pendampingan Simpus. Pendampingan dilakukan di setiap ruangan, di mulai dari pendaftaran, pelayanan sampai di apotek. Pendampingan berjalan lancar, disamping jumlah pasien yang tidak terlalu banyak, petugas di Puskesmas Tupabbiring juga cukup cakap terhadap aplikasi Simpus.

Selesai pendampingan, kami langsung adakan sesi terahir yaitu instalasi dan pelatihan aplikasi Simpustu. Nantinya, aplikasi ini digunakan untuk keperluan manajemen data pasien ketika petugas sedang melakukan aktivitas diluar gedung puskesmas.

Singkatnya, proses pendampingan Simpus, instalasi dan pelatihan Simpustu telah usai. Waktu menunjukan pukul 12.50. Seperti hari kemarin, kegiatan hari ini memakan waktu sekitar 5 jam. Kuantitas tempo tersebut tidak terasa karena dalam prosesnya, para petugas begitu antusias ketika mendapat pengetahuan baru. Jadi, di hari kedua ini semua pekerjaan di puskesmas Tupabbiring telah kita selesaikan.

Terahir, tak lupa kami dokumentasikan momen-momen kebersamaan kami dengan para petugas di puskesmas Tupabbiring.

 

Sore hari di pulau Balang Lompo: anak-anak bermain sepak bola