Penggunaan Mesin APM di Wonosobo Menuai Pujian

danu-edit

Mesin Antrian Pasien Mandiri atan APM merupakan produk dari kami yang mulai dikembangkan pada tahun 2015. Sampai berita ini ditulis, pengguna mesin APM sudah tersebar dibeberapa kabupaten dan kota di Indonesia. Bahkan terdapat beberapa Puskesma di pulau Irian Jaya yang sudah menggunakannya. Terbaru, Puskesmas Wonosobo 1 telah menggunakan mesian APM.

Dikutip dari Suara Merdeka.com, penggunaan mesin APM di Puskesmas Wonosobo 1 menuai pujian.

 Puskesmas 1 Wonosobo membuat terobosan inovasi layanan kemudahan pendaftaran bagi para pasien yang datang. Inovasi layanan diwujudkan melalui sebuah alat canggih berupa mesin Anjungan Pasien Mandiri (APM) yang menjadi sistem informasi pendaftaran, dengan menggabungkan fungsi pendaftaran pasien mandiri, Sistim Informasi Kesehatan (SIK) Kabupaten Wonosobo,  Sistim Informasi Puskesmas Wonosobo 1 (Simpus), dan Primary Care (Pcare) yang terkoneksi langsung dengan BPJS Kesehatan.

Kepala Puskesmas 1 Wonosobo, dokter Danang Sananto Sasongko menyebutkan, terobosan inovasi tersebut guna menjawab sejumlah persoalan pasien, salah satunya memangkas antrean yang cukup panjang. Karena, melalui mesin multifungsi tersebut, pasien yang datang cukup menekan tombol menggunakan jari jempolnya. Kemudian mesin akan langsung mengintegrasikan data diri sesuai data kependudukannya.

Setelah data masuk, sang pasien disodorkan dengan tampilan menu guna mengakses layanan kesehatan di poli yang diinginkan. Sehingga pasien akan langsung diarahkan ke loket poli yang dituju. Tak hanya itu, melalui mesin canggih tersebut, pasien bisa langsung mendaftarkan diri sebagai pasien apa untuk berobat.

Hal tersebut akan membuat kami semakin bersemangat untuk terus berkembang. Berdasarkan masukan dari pihak puskesmas maupun masyarakat, kami selalu berusaha untuk membuat sistem yang lebih baik dan lebih membantu mencapai pelayanan kesehatan yang terintegrasi, nyaman, dan aman.