Pelatihan Simbat Kepada Petugas Farmasi Puskesmas se-Kabupaten Magelang

simbat
20 September 2016, Hotel Grand Artos Magelang. Perbedaan data obat antara Gudang Farmasi dengan Puskesmas selama ini masih menjadi pokok masalah dalam sinkronisasi data. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini, salah satunya adalah perbedaan standarisasi data. Berawal dari perbedaan ini, diselenggarakanlah acara yang dihadiri oleh petugas farmasi dari masing-masing Puskesmas dan Gudang Farmasi serta difasilitasi oleh tim Simpus Jojok dengan peserta kurang lebih 60 orang. Tujuannya, adanya standarisasi dan kesamaan data yang memudahkan petugas farmasi Puskesmas dalam manajemen obat yang selama ini masih dikerjakan secara manual.
Aplikasi yang akan digunakan bernama Simbat (Sistem Infomasi Manajemen Obat) yang merupakan aplikasi bantu untuk memanajemen arus obat serta informasi detail obat hingga masa kadaluarsa,
photo_2016-09-20_10-18-50

Peserta Pelatihan SimBat

Dengan menggunakan aplikasi yang bernama Simbat, diharapkan dapat memudahkan transaksi dan pencatatan obat dari GF ke Puskesmas. Dijelaskan pula cara instalasi Simbat yang cukup mudah dan bahkan bisa dilakukan oleh pihak Puskesmas sendiri.
photo_2016-09-20_10-43-31

dari kiri : Ibu Ina (GF Magelang Kab), Raharjo (Simpus Jojok)

Ada beberapa capaian penting yang berhasil disepakati dalam pertemuan antara GF dan petugas farmasi, diantaranya standarisasi kode obat agar data dapat sinkron antara GF dengan Puskesmas yang menggunakan Simpus Web based (J-care). Hal ini diharapkan bisa diikuti oleh daerah lain yang masih mengalami kendala dalam manajemen data.